Senin, 25 Agustus 2008

pesan Global Warming dari Wall-E



kaget juga pas boni mau traktir nonton. hehehe tumben.
kami langsung meluncur ke Galaxy Mall deket kampus. kami langsung memesan tiket untuk nonton Wall-E. film yang dah lama kami tunggu-2.

sumpah, keren banget tu pilem. banyak hal-2 sindiran yang disampaikan SANGAT halus. very soft, tanpa kita sadari kita akan meng-iya-kan apa yang disampaikan oleh film tu.

ni adalah nilai-nilai yang berhasil aku tangkap (dengan segala keterbatasan otakku):

* ternyata, suatu saat, cepat atau lambat bumi kita akan sangat panas. dikondisikan dengan sampah yang menumpuk. keberadaan robot wall E yang menangani sampah ini sangat dibutuhkan. ia bertugas mengumpulkan sampah dan mem-press sampah-2 itu menjadi sebuah kotak melalui alat yang ada diperutnya. kotak-2 yang terdiri sampah yang telah di-press tadi ditumpuk sehingga menjadi gedung. tapi ironisnya, banyak "gedung sampah" itu melejit dan malah mengalahkan jumlah gedung sebenarnya.

* ternyata suatu saat satelit yang banyak sekalipun akan menjadi sampah

* ternyata robot yang tak punya hati pun masih punya cinta. bagaimana dengan kita yang mengaku "manusia"?. masih adakah cinta diantara kita?. ataukah kita bangga mempelesetkan arti cinta dengan "bercinta". sangat menjijikkan!!!


ini gambar wall-E dengan robot yang dicintainya - Eve


* di jaman yang serba instan, semuanya akan menjadi kacau. obesitas dimana-mana. bayi diurus dengan mesin. mengerikan. sungguh ayat Allah yang termaktub dalam kitab suci Al Quran sangat tepat. seorang ibu diharuskan untuk menyusui anaknya hingga 2 tahun. so, masih adakah yang meragukan?.
aku jadi berpikir, itulah mengapa, kita jarang merasakan cinta, karena sejak kecil kita masih kurang mendapatkan cinta dari ibu kita.

* ketika kita menggantungkan diri kita dengan teknologi, maka kita akan menjadi lumpuh.

* ada saatnya suatu saat kita akan merindukan "cinta". kita juga akan merindukan bumi kita. kita akan merindukan alam kita. seperti apa yang dikatakan Allah pada surat An Nashr bahwa, suatu saat nanti orang akan berbondong-bondong ke islam. dalam hal ini adalah kebenaran yang disampaikan oleh islam, salam perdamaian, salam ketentraman, dan salam kebenaran dari islam.

makanya, saranku, sempatkan untuk menengok alam kita. luangkan waktu untuk bertadabur alam. jalan-jalan ke objek alam. lihatlah alam ini yang begitu seimbang dan menyeimbangkan bumi sebagai wujud "tasbihnya" pada Yang Menciptakannya. dan sadarlah bahwa alam ini pun juga beribadah pada Allah, kenapa kita tidak?

* selalu ada kesempatan. kalimat ini jugalah yang aku dan boni angkat dalam menyelesaikan tugas animasi semester kemarin. selalu ada kesempatan. kita selalu mengira, jika alam ini sudah begini, ya sudah begini, tanpa ada usaha untuk mengubahnya.

ayolah kawan, jangan diam saja, dan jangan banyak bicara seperti para pimpinan kita saat ini. saling menyalahkan satu sama lain. lihat saja acara di televisi, ada koruptor yang terbukti bersalah, lalu melimpahkan kesalahannya pada kawannya, dan kawannya pun tak mau disalahkan, lalu menyalahkan balik. sial!!!! pemimpin macam apa ini???
keberadaan pengacara dan ahli hukum yang tadinya menguak kebenaran, malah membela orang yang salah. rasanya senang sekali membela orang yang tenar (apakah dengan begitu, ia merasa ia juga ikutan tenar?). dengan bangganya ia berkata bahwa kliennya tidak bersalah. ayolah pak/bu pengacara, Tuhan Maha Melihat, Tuhan Maha Benar. rasakan kebenaran itu. jangan membela orang yang salah. cukuplah hukum yang bertindak, biar ia jera.

Wall-E menyisakan kekagumanku yang mendalam akan pesan-pesan yang disampaikan. sangat mendalam.

Label:

2 Komentar:

OpenID apiscerana mengatakan...

Filmnya minim dialog, tapi maksi arti...

Rabu, Agustus 27, 2008 8:18:00 PM  
Blogger Rudi B. Prakoso mengatakan...

Wah, seru juga ya Wall-E, saya sebagai pecinta Pixar masih belum sempat nonton, sebab di Jember bioskopnya lagi senang film Indonesia.

Klik my site : http://www.rudibprakoso.tk

Rabu, Agustus 27, 2008 9:35:00 PM  

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

Link ke posting ini:

Buat sebuah Link

<< Beranda